Searching...

Pengaruh Kecerdasan Emosional (ESQ) Terhadap Kinerja Karyawan

11:44 PM
Pengaruh Kecerdasan Emosional (EQ) Terhadap Kinerja Karyawan pada Koperasi Wanita Kartika Candra Pandaan Pasuruan

Di dapat bahwa pelaksanaan efektifitas kecerdasan emosional (EQ) dengan variabel mengenali emosi diri sendiri, pengaturan atau mengelolah emosi diri sendiri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan dengan orang lain yang terjadi pada diri karyawan berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefesien determinan (adjusted R square) sebesar 514 (51.4%).
Secara parsial seluruh variabel bebas yaitu kcerdasan emosional (X) juga memilki pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan (Y).
Terlihat bahwa variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri (X1) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan meskipun tidak ada variabel mengelolah emosi diri sendiri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, membina hubungan dengan orang lain.Dengan nilai thitung X1 2.450  ttabel 1.996 Ha diterima dan Ho ditolak itu berarti ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X dan Y. Variabel pengaturan atau mengelolah emosi diri sendiri (X2) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan meskipun tidak ada variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, membina hubungan dengan orang lain.
Dengan nilai thitung X2 4.116  ttabel 1.996 Ha diterima dan Ho ditolak itu berarti ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X dan Y. Variabel memotivasi diri sendiri (X3) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan meskipun tidak ada variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri, pengaturan atau mengelolah emosi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, membina hubungan dengan orang lain.
Dengan nilai thitung X3 2.957  ttabel 1.996 Ha diterima dan Ho ditolak itu berarti ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X dan Y. Variabel mengenali emosi orang lain (X4) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan meskipun tidak ada variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri, pengaturan atau mengelolah emosi diri sendiri, memotivasi diri sendiri, membina hubungan dengan orang lain. Dengan nilai thitung X4 6.561  ttabel 1.996 Ha diterima dan Ho ditolak itu berarti ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X dan Y.Variabel membina hubungan dengan orang lain (X5) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan meskipun tidak ada variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri, pengaturan atau mengelolah emosi diri sendiri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain. Dengan nilai thitung X5 3.895  ttabel 1996 Ha ditolak dan Ho diterima itu berarti ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X dan Y.
Dari hasil uji t dapat diketahui bahwa nilai thitung untuk variabel mengenali emosi orang lain (X4) sebesar 6.561 dengan taraf signifikan 0.000 dapat dikatakan memiliki thitung tertinggi dengan taraf signifikan terkecil, sehingga hipótesis kelima mempunyai pengaruh yang dominan terhadap kinerja karyawan teruji dengan taraf nyata  5%. terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kinerja karyawan Koperasi Wanita Kartika Candra Pandaan, adapun bentuk hubungan adalah positif dengan tingkat keeratan yang tinggi (berdasrkan nilai koefisien korelasi regresi berganda). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional karyawan, maka semakin tinggi pula kinerja karyawan.


Bagikan melalui Facebook / Twitter / Google Plus untuk melihat Link Download (Klik salah Satunya)

0 komentar:

Post a Comment