Pengaruh Kecerdasan Emosional
(EQ) Terhadap Kinerja Karyawan pada Koperasi Wanita
Kartika Candra Pandaan Pasuruan
Di dapat bahwa pelaksanaan efektifitas
kecerdasan emosional (EQ) dengan variabel mengenali emosi diri sendiri,
pengaturan atau mengelolah emosi diri sendiri, memotivasi diri sendiri,
mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan dengan orang lain yang terjadi
pada diri karyawan berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan. Hal
ini ditunjukkan dengan nilai koefesien determinan (adjusted R square) sebesar
514 (51.4%).
Secara parsial seluruh variabel
bebas yaitu kcerdasan emosional (X) juga memilki pengaruh yang signifikan
terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan (Y).
Terlihat bahwa variabel kemampuan
mengenali emosi diri sendiri (X1) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan
meskipun tidak ada variabel mengelolah emosi diri sendiri, memotivasi diri
sendiri, mengenali emosi orang lain, membina hubungan dengan orang lain.Dengan nilai thitung X1 2.450 ttabel 1.996 Ha diterima dan Ho ditolak itu berarti
ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X dan Y. Variabel pengaturan atau
mengelolah emosi diri sendiri (X2) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan
meskipun tidak ada variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri, memotivasi
diri sendiri, mengenali emosi orang lain, membina hubungan dengan orang lain.
Dengan nilai thitung X2 4.116 ttabel 1.996 Ha diterima dan Ho ditolak itu berarti
ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X dan Y. Variabel memotivasi diri
sendiri (X3) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan meskipun tidak ada
variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri, pengaturan atau mengelolah
emosi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, membina hubungan dengan orang
lain.
Dengan nilai thitung X3 2.957 ttabel 1.996 Ha diterima dan Ho ditolak itu berarti
ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X dan Y. Variabel mengenali emosi
orang lain (X4) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan meskipun tidak ada
variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri, pengaturan atau mengelolah
emosi diri sendiri, memotivasi diri sendiri, membina hubungan dengan orang
lain. Dengan nilai thitung X4 6.561 ttabel
1.996 Ha diterima dan Ho ditolak itu berarti ada pengaruh yang signifikan oleh
variabel X dan Y.Variabel membina hubungan dengan
orang lain (X5) secara parsial mempengaruhi kinerja karyawan meskipun tidak ada
variabel kemampuan mengenali emosi diri sendiri, pengaturan atau mengelolah
emosi diri sendiri, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain. Dengan
nilai thitung X5 3.895 ttabel 1996 Ha
ditolak dan Ho diterima itu berarti ada pengaruh yang signifikan oleh variabel X
dan Y.
Dari hasil uji t dapat diketahui
bahwa nilai thitung untuk variabel mengenali emosi orang lain (X4) sebesar
6.561 dengan taraf signifikan 0.000 dapat dikatakan memiliki thitung tertinggi
dengan taraf signifikan terkecil, sehingga hipótesis kelima mempunyai pengaruh
yang dominan terhadap kinerja karyawan teruji dengan taraf nyata 5%. terdapat hubungan yang signifikan antara
kecerdasan emosional dengan kinerja karyawan Koperasi Wanita Kartika Candra Pandaan,
adapun bentuk hubungan adalah positif dengan tingkat keeratan yang tinggi
(berdasrkan nilai koefisien korelasi regresi berganda). Dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional karyawan, maka semakin
tinggi pula kinerja karyawan.
Bagikan melalui Facebook / Twitter / Google Plus untuk melihat Link Download (Klik salah Satunya)
Tweet
Tweet
0 komentar:
Post a Comment